Kontribusi User dan Stakeholder Menguatkan Akreditasi Unggul LAMSPAK Prodi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga

Keberhasilan Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga meraih predikat Akreditasi Unggul dari LAMSPAK tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya para pengguna lulusan (user) dan stakeholder yang selama ini menjadi mitra strategis program studi. Keterlibatan stakeholder menjadi bukti bahwa lulusan Sosiologi Agama memiliki relevansi, kompetensi, dan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial-keagamaan di masyarakat.

Dalam proses akreditasi, masukan dari pengguna lulusan menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kualitas pendidikan, kesesuaian kurikulum, serta daya saing lulusan di dunia kerja. Berbagai lembaga yang selama ini bermitra dengan Prodi Sosiologi Agama memberikan apresiasi terhadap kapasitas alumni yang dinilai memiliki kemampuan analisis sosial, komunikasi, pendampingan masyarakat, serta kepekaan terhadap isu-isu keberagaman dan keagamaan. Kompetensi tersebut sejalan dengan profil lulusan Sosiologi Agama sebagai akademisi, analis sosial, fasilitator, dan pekerja sosial dalam pemberdayaan masyarakat beragama.

Beberapa stakeholder yang turut menjadi mitra dan pengguna lulusan antara lain Pondok Pesantren Waria Al Fatah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta, RSUD Ludiro Husada Yogyakarta, serta Kantor Urusan Agama Tegalrejo. Selain itu, terdapat berbagai lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, komunitas sosial-keagamaan, lembaga pendidikan, dan instansi lainnya yang telah menjalin kerja sama dengan program studi dalam kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, magang, maupun penyerapan lulusan.

Menurut sejumlah stakeholder, alumni Sosiologi Agama menunjukkan kemampuan yang baik dalam membangun relasi sosial, melakukan pemetaan masalah masyarakat, mengelola program pemberdayaan, serta menjadi mediator dalam isu-isu keberagaman dan harmoni sosial. Karakter lulusan yang adaptif, komunikatif, dan memiliki perspektif multikultural menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan oleh berbagai lembaga saat ini. Penilaian positif dari para pengguna lulusan tersebut menjadi salah satu eviden penting dalam proses penjaminan mutu dan akreditasi program studi.

Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Mahatva Yoga Adi Pradana, M.Sos menyampaikan bahwa sinergi antara kampus dan stakeholder akan terus diperkuat melalui pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan program magang, kolaborasi riset, serta penguatan jejaring alumni. Masukan dari stakeholder menjadi landasan penting dalam memastikan bahwa proses pembelajaran tetap relevan dengan dinamika sosial-keagamaan yang terus berkembang.