Prodi Sosiologi Agama Lakukan Review Usulan Stakeholder untuk Penyempurnaan Kurikulum OBE
Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Review Usulan Stakeholder terhadap Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di D'Girijati Resort & Beach Club. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menyusun kurikulum yang adaptif, relevan, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja, masyarakat, serta perkembangan ilmu pengetahuan.
Review kurikulum dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), mulai dari alumni, pengguna lulusan, mitra lembaga, praktisi, hingga akademisi. Melalui forum ini, peserta memberikan berbagai masukan strategis mengenai profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur mata kuliah, serta kompetensi yang perlu dimiliki oleh lulusan Sosiologi Agama di masa depan.
Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Mahatva Yoga Adi Pradana, M.Sos.,menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan yang terukur dan sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak menjadi unsur penting dalam memastikan kurikulum yang dikembangkan memiliki relevansi dengan tantangan sosial yang terus berkembang. Pendekatan OBE menekankan penyelarasan antara capaian pembelajaran, strategi pembelajaran, dan sistem asesmen sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia profesional.
Stakeholder memberikan berbagai rekomendasi, di antaranya penguatan kompetensi riset berbasis data, peningkatan keterampilan analisis sosial, penguasaan teknologi digital dalam penelitian dan pemberdayaan masyarakat, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pengembangan mata kuliah yang responsif terhadap isu-isu sosial dan keagamaan kontemporer. Selain itu, forum juga membahas pentingnya peningkatan pengalaman belajar melalui praktik lapangan, kolaborasi dengan mitra eksternal, serta penguatan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sosiologi Agama menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, kebutuhan pengguna lulusan, serta dinamika masyarakat. Diharapkan kurikulum yang dihasilkan mampu mencetak lulusan yang unggul, adaptif, kritis, dan memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.