Mengupas Tentang Seni Religi di Masa Pandemi, LABSA Gelar Diskusi Daring

Kembali Laboratorium Sosiologi Agama (LABSA) menyelenggarakan diskusi rutin bulanan. Edisi Juni ini, diskusi mengangkat tema “Seni Religi di Masa Pandemi: Tinjauan Resepsi Khalayak.” Tema ini mencoba menggali sisi lain di masa pandemi yang unik namun jarang diulas. Salah satunya berkaitan dengan munculnya karya seni yang mengandung unsur religi dan viral di jagat maya seiring dengan tingginya akses masyarakat terhadap media sosial selama isolasi mandiri, seperti lagu “Aisyah Istri Rasulullah.” Resepsi masyarakat terhadap lagu tersebut pun beragam. Ada yang berlomba-lomba meng-cover, mengkritisi lirik, dan sebagainya.

Dilaksanakan pada 13 Juni 2020 secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, diskusi ini dimoderatori oleh Hikmalisa S.Sos., M.A. (alumni Program Studi Sosiologi) dan menghadirkan narasumber yang fokus pada kajian seni dan cultural studies. Pertama adalah Paul Heru Wibowo yaitu Penulis Buku Cultural Studies sekaligus Dosen Universitas Pelita Harapan Jakarta. Kedua yaitu Dr. Adib Sofia, S.S., M.Hum. selaku Dosen Sosiologi Agama yang juga mengajar mata kuliah Cultural Studies. Ketiga adalah M. Yaser Arafat, S.Sos., M.A. selaku Dosen Sosiologi Agama dan Peneliti Kebudayaan.

Diskusi yang berlangsung selama dua jam ini rupanya mengundang antensi dari berbagai kalangan. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang ikut serta secara daring tidak hanya dari internal UIN Sunan Kalijaga, melainkan juga dari institusi eksternal dan alumni. Selain itu, diskusi juga lebih cair karena pertanyaan tidak hanya muncul dari peserta melainkan juga sesama narasumber untuk sama-sama saling menggali realitas seni di masa pandemi. (RI)