Prodi Sosiologi Agama Gelar Seminar Nasional

Problem kebenaran, pada era pasca-kebenaran (post truth) membuka ruang konflik di masyarakat menjadi lebih lebar. Karena kebenarannya tidak bersandar pada fakta objektif, melainkan pada emosi dan kepercayaan pribadi. Wujud tindakan di era pasca-kebenaran bisa berupa hoax, fitnah, dan ujaran kebencian.

Maka dari itu, Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tajuk Keberagamaan di Zaman Pasca-Kebenaran: Perspektif Sosiologi Agama. Seminar ini dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2018 bertempat di Gedung Prof. RHA. Soenarjo, SH (Convention Hall lantai 2) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Seminar ini dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. KH. Yudian Wahyudi, BA,. BA,. Drs Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

“Acara seminar ini diadakan sebagai wujud respon dari berbagai problem di era pasca-kebenaran (post truth)”, tegas ., M.A., P.h.D. Pada seminar ini dihadiri juga oleh Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA selaku Staff Khusus Presiden Bidang Agama Tingkat Internasional, sekaligus sebagai pembicara utama pada acara seminar tersebut. Selain itu dihadiri juga oleh Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., MA (Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Dr. Arwin Sumari (Wakil Sekretaris Tim SIMAN Pusat Kemenpolhukam Republik Indonesia), Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si (Guru Dr. Adib Sofia, M.Hum, selaku Ketua Program Studi Sosiologi Agama, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Para peserta mengapresiasi atas terselenggaranya acara seminar ini. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber dan foto bersama. (Sugeng)