Sangat Menginspirasi, Mahasiswa Sosiologi Agama Raih Penghargaan dalam Anugerah Kalijaga Prestasi

Elicia Eprianda, mahasiswi Sosiologi Agama angkatan 2020 menerima penghargaan Kalijaga prestasi
Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama dengan segala rentetan prestasinya mendapatkan apresiasi pada malam puncak Anugerah Kalijaga Prestasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tahun ini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali gelar Anugerah Kalijaga Prestasi sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswi berprestasi di tingkat nasional maupun internasional sekaligus lauching buku “Mendunia melaui Prestasi”. Buku ini berisi uraian beragam prestasi yang berhasil ditorehkan mahasiswa-mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mampu bersaing di kancah global pada satu tahun ini (Oktober 2021-Oktober 2022). Rangkaian acara dimulai sejak 6 sampai dengan 7 Desember 2022. Malam pucak acara ini dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dimeriahkan dengan penampilan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) serta para Duta Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, terdapat bazar oleh UMKM sekitar DIY dan juga wirausaha yang sedang digeluti oleh para mahasiswa.
Dalam acara ini ada 544 mahasiswa yang mendaftar, namun hanya 219 mahasiswa yang berhasil mendapatkan penghargaan pada malam Anugerah Kalijaga Prestasi. Dari sejumlah mahasiswa tersebut, terdapat 6 mahasiswa Sosiologi Agama yang berhasil mendapatkan penghargaan, diantaranya adalah:
- Fathur Rohman (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2018)
- Elicia Eprianda (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2020)
- Khairun Nisa (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2020)
- Ruhan Wahyudi (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2020)
- Fajar Dwi Noviantoro (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2020)
- Muhammad Ghufron (Mahasiswa Sosiologi Agama angkatan 2020)
Mahasiswa-mahasiswi ini melukiskan prestasi di tingkat nasional dan juga internasional. Tentu prestasi ini sangat membanggakan dan turut mengharumkan nama almamater prodi Sosiologi Agama. “Semangat untuk terus berkarya harus kita rawat. Jika gagal di sisi lain, maka coba di hal lain, jangan sampai hanya statis dan berhenti di situ-situ saja. Pasti di setiap proses kita ada banyak sekali tantangan dan juga rintangan. Berusaha saja, hasilnya percayakan pada Allah semata, dan minta do’a kepada orang tua karena restu mereka sangat mendukung”, ungkap Elicia sebagai perwakilan teman-temannya. Acara ini diharapkan mampu menstimulus mahasiswa-mahasiswi UIN Sunan Kalijaga untuk terus berprestasi melalui karya di kancah global. (IYA)