LABSA Berbagi untuk Korban Pandemi

Penyerahan paket sembako oleh Ketua LABSA yaitu Dr. Rr. Siti Kurnia Widiastuti, S.Ag M.Pd. M.A. kepada oleh Ibu Shinta Ratri sel
Pandemi Korona berdampak besar pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Kebijakan pembatasan aktivitas sosial seperti kebijakan work from home serta physical distancing turut berpengaruh terhadap lumpuhnya aktivitas ekonomi, terutama sektor usaha informal. Walhasil sebagian besar masyarakat kehilangan sumber pendapatan, tanpa kecuali adalah kelompok marginal. Oleh karena itu, melalui kegiatan diskusi rutin yang dilaksanakan secara daring pada 22 April 2020 lalu, Laboratorium Sosiologi Agama (LABSA) menggalang dana dari para peserta diskusi untuk meringankan beban hidup para kelompok marginal.
Penggalangan yang dibuka mulai dari 22 – 29 April 2020 rupanya juga telah menghimpun kepedulian dari internal dosen, alumni, dan dukungan Tim Penanggulangan Covid Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil donasi kemudian diwujudkan dalam bentuk 25 paket sembako berisi beras, minyak, dan mie instan; yang pengelolaannya dibantu oleh KPN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Paket sembako tersebut kemudian diberikan langsung kepada kelompok marginal yaitu Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta, yang selama masa pandemi mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua LABSA yaitu Dr. Rr. Siti Kurnia Widiastuti, S.Ag M.Pd. M.A. kepada oleh Ibu Shinta Ratri selaku pimpinan Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta. Disaksikan pula oleh para santri waria, penyerahan paket sembako dilakukan di halaman Koperasi (KPN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 30 April 2020. Usai acara penyerahan, para santri waria membawa paket tersebut untuk kemudian digunakan memenuhi kebutuhan pokok selama pandemi yang bertepatan pula dengan momentum Ramadhan dan jelang Idul Fitri. (RI)