Mahasiswa Sosiologi Agama Giatkan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Ledok Gambiran Di Bantaran Sungai Gajah Wong

Kehidupan manusia di bantaran sungai masih selama ini masih dipandang sebelah mata. Pasalnya selain tempatnya yang dianggap kumuh, juga tidak layak huni. Namun pandangan seperti itu tidak dijumpai di Kampung Ledok Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Kampung ini terletak di bantaran Sungai Gajah Wong dengan pemandangan yang bersih dan layak untuk dijadikan tempat tinggal. Masyarakatnya juga telah memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungannya.

Kendati demikian, kehidupan masyarakat di Kampung Ledok Gambiran yang terletak di bantaran Sungai Gajah Wong ini masih menyisakan berbagai problematika. Mulai dari pemudanya yang kurang aktif, kekurangan tenaga pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan jam belajar masyarakat yang belum dioptimalkan. Problem-problem tersebut perlu segera mendapat respon agar tidak mengganggu stabilitas kehidupan di Kampung Ledok Gambiran.

Oleh karena itu, melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menugaskan kelompok mahasiswa melakukan program pemberdayaan ke Kampung Ledok Gambiran. Adapun program yang dilaksanakan antara lain bakti sosial, literasi berbasis masjid, dan pendampingan belajar. Program-program ini dilaksanakan dengan bantuan masyarakat sekitar. Mulai dari perancanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi setelah program dilakukan, masyarakat tetap dilibatkan.

Masyarakat Kampung Ledok Gambiran di bantaran Sungai Gajah Wong memberi tanggapan yang positif. “Sebelumnya saya mewakili panitia dan juga warga (Kampung Ledok) Gambiran, mengucapkan terima kasih atas bantuan teman – teman mahasiswa. Kami merasa dengan adanya program semacam ini. anak-anak menjadi lebih giat (dan terangsang) untuk belajar”, komentar salah satu warga usai pelaksanaan program pendampingan belajar. (Ahmad Sugeng Riady)