Hobi Menulis Puisi, Ruhan Wahyudi Raih Juara Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional

Sertifikat Penghargaan yang diterima Ruhan Wahyudi sebagai Juara
Ruhan Wahyudi, mahasiswa Sosiologi Agama semester V berhasil mendapatkan juara 2 lomba menulis puisi tingkat nasional. Lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa prodi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya pada 10 Oktober lalu. Pada kompetisi tersebut, Ruhan menulis puisi yang berjudul “Pigura Tua di Kamar Ibu”. Puisi yang ditulisnya memiliki makna yang sangat mendalam. Puisi ini menceritakan tentang seorang anak yang merindukan seorang ibunya. Anak itu selalu ingat keika ia melihat foto ibunya di dinding dan selalu meneteskan air mata untuk melupakan rasa rindunya dengan berdo’a dan dzikir di tengah malam.
Ruhan adalah mahasiswa yang hobi menciptakan puisi, banyak puisinya yang sudah dipublikasikan dalam media nasional. Bagi Ruhan, membuat puisi tidak bisa dalam sekali duduk, butuh tahapan-tahapan yang harus dilaluinya. Tahap pertama adalah menulis mentahan sebagai bahan merangkai puisi, kemudian pada tahap kedua adalah merevisi diksi yang digunakan. Setelah itu, pada tahap terakhir adalah pengendapan makna yang akan disampaikan ke pembaca. Selain itu, dalam membuat puisi kita juga harus memperbanyak bacaan kita tentang puisi. “Sebenarnya tidak harus belajar teori yang kaku dalam membuat puisi. Kuncinya hanya satu yaitu banyak-banyak membaca puisi, semakin banyak membaca maka semakin terbentuk pengetahuan terhadap karakter sebuah puisi”, tutur Ruhan.
Dalam kesehariannya sebagai seorang mahasiswa, Ruhan juga aktif dalam komunitas sastra “Komunitas Kutub”. Dalam komunitas tersebut Ruhan mendapatkan banyak pengalaman dari berbagai orang dengan macam-macam latar belakang. Di komunitas ini pula ia merawat kemampuannya dalam dunia sastra. Bagi Ruhan, juara yang didapatnya hanyalah bonus dari proses belajar yang dilaluinya selama ini. “Alhamdulillah, tentu senang bisa menjadi juara. Akan tetapi, itu hanya bonus dari apa yang sudah saya kerjakan sebagai aktivitas sehari-hariku”, pungkas Ruhan. Semoga pencapaian Ruhan ini dapat menularkan semangat teman-teman mahasiswa lain untuk berkarya. (IYA)